Pengesahan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar 2008-2013

Siang tadi, 22 April 2008, KPUD Jabar menggelar Rapat Pleno Terbuka yang mengundang seluruh unsur pimpinan daerah, tokoh masyarakat, KPU Kab/Kota, pers, dst. Sedangkan rekan-rekan pemantau pada awalnya tidak mendapat undangan resmi untuk hadir, namun karena kami merasa momentum pengesahan ini penting untuk diamati, maka kami memutuskan untuk hadir.

Pemantau selain NEI yang juga terlihat di sekretariat KPU diantaranya; JPPR, Lu-Push, dan KPMD, sedangkan yang lain entah tidak terlihat atau memang tidak hadir.

Rapat yang berjalan cukup panjang ini, menghasilkan keputusan pengesahan pasangan HADE sebagai gubernur dan wakil gubernur jawa barat terpilih. Sementara di ujung jalan masuk sekretariat KPU, massa pendukung AMAN berkumpul dan menuntut agar rapat pleno dihentikan dengan alasan Pilgub Jabar cacat hukum.


Polisi dari berbagai satuan pun tampak berjaga-jaga. Menurut pemantauan kami, mereka ada yang berasal dari satuan polres bandung tengah, polwiltabes Bandung, dan Polda Jabar, serta tidak ketinggalan Brimob sebagai tim pemukul. Sehingga bisa dikatakan pengamanan sekretariat KPUD Jabar sangat ketat. Namun tetap saja ada massa yang membandel, satu orang di AMAN kan karena melempar polisi dengan botol, lumayan juga dapat bogem mentah dari Brimob.


Kembali lagi ke suasana di dalam Pleno KPU. Secara umum rapat berjalan lancar dengan beberapa interupsi yang masih bisa diselesaikan dengan musyawarah. Hanya saja setelah pengesahan Gubernur dan Wakil Gubernur dilakukan oleh KPU, tim Saksi AMAN mengeluarkan statement bahwa ia tidak menerima hasil pengesahan tersebut dan menolak menandatangani surat saksi. Sehingga dengan begitu, secara tidak langsung tim AMAN akan segera menyiapkan materi gugatan ke MA terkait hasil pemilu. Dan hasil pilgub Jabar belum bisa dibilang sebagai hasil final karena tetap menunggu bila ada gugatan dari yang berkeberatan.

Adapun hasil perolehan suara resmi dalam Pilgub Jabar 2008 adalah sebagai berikut

Catatan Suara dari salah seorang Anggota KPU


Tampak dari gambar di atas bahwa selisih suara antara HADE dan AMAN lebih dari 1 Juta dan prosentase pemilih yang menggunakan suaranya dalam Pilgub Jabar adalah 67,313%.

Analisis kami, partisipasi pemilih dalam Pilgub Jabar sudah terbilang baik, karena jumlah angka Golput hanya sebesar 33% (sesuai dengan prediksi NEI berdasarkan pengamatan di lapangan). Selain itu, angka partisipasi pemilih yang cukup besar juga menandakan bahwa masyarakat Jabar sebenarnya telah melek politik, sehingga mereka pun mengerti akan pentingnya berpartisipasi dalam Pilgub Jabar.


Demikian sekilas cerita dari bumi pasundan, semoga proses demokrasi yang sudah berjalan baik ini dapat menjadi referensi bagi daerah-daerah lain. Sebab demokrasi adalah milik rakyat, bukan milik elite politik yang sering mengorbankan pelanduk di tengah demi kepentingannya.

Hidup Rakyat Indonesia!!!
Hidup Demokrasi!!!

0 comments:

Post a Comment

 
Blogger Template by Blogcrowds and Arki Rifazka